Sejarah Desa

SEJARAH DESA CIHARASHAS

           1.Legenda Desa (Sasakala)

Desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan  mengurus  urusan  pemerintahan,  kepentingan  masyarakat  setempat  berdasarkan  prakarsa masyarakat,  hak  asal  usul,  dan/atau  hak  tradisional  yang  diakui  dan  dihormati  dalam  sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Nama Ciharashas sampai dengan saat ini belum ada yang bisa menjelaskan asal dari kata apa, namun nama tersebut telah ada sejak sebelum dimekarkan dari Desa Sukahaji, yang pasti tokoh-tokoh masyarkat selaku pelaku sejarah Desa Ciharashas terkenal dengan suaranya yang lantang dalam setiap forum maka masyarakat Desa Ciharashas punya ciri khas, adapun orang-orang pelaku sejarah atau yang lebih dikenal dengan nama Tim 9 adalah sebagai berikut :

  1. HE. Muhtar (Kepala Desa Sukahaji)
  2. A. Kadam AM (Sekretaris Desa Sukahaji)
  3. Soehendi (Tokoh Masyarakat)
  4. Moch Toha (Tokoh Masyarakat)
  5. Effendi (Tokoh Masyarakat)
  6. Ade Wahyudin (Tokoh Masyarakat)
  7. Tatan Subarda (Tokoh Masyarakat)
  8. Suhayat Miharja (Tokoh Masyarakat)
  9. Ating Setia Miharja (Tokoh Masyarakat)

Nama tersebut ditetapkan pada Tanggal 21 Juni 1983 atas permintaan dari PEMDA Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat.

        2.Terbentuknya Desa Ciharashas

Pada tanggal 2 April 1984  terbentuklah Desa Ciharashas yang dipimpin oleh Penjabat Kepala Desa Bapak A.Kadam AM. selama 2 tahun. Kemudian dilanjutkan oleh Bapak Heli Nurdin yang dipilih secara langsung dan beliau menjabat selama 8 tahun. Setelah masa jabatan Bapak Heli Nurdin habis, dilaksanakan pemilihan secara langsung untuk Periode 8 tahun kedepan (1995-2003), dan Ny. Yati Suhayati terpilih secara Demokratis, didalam masa kepemimpinan Ny. Yati Suhayati terjadi reformasi Nasional tepatnya Tahun 1998, dan Peraturan Perundang-undanganpun mengalami perubahan, dengan adanya perubahan peraturan perundang-undangan maka Peraturan Daerah Kabupaten Bandung ikut berubah, salah satunya masa jabatan kepala Desa yang semula 8 (Delapan) Tahun mengalami perubahan menjadi 5 Tahun, maka pada Tahun 2003 dilaksanakan Pemilihan Kepala Desa untuk Periode 2003 – 2008, adapun calon yang ikut dalam pemilihan sebanyak 5 orang dan yang terpilih menjadi Kepala Desa adalah Bapak Anwarudin M.Isya, dalam masa jabatan periode ini terjadi Pemekaran Kota Kabupaten, tepatnya pada Tahun 2007 Kabupaten Bandung dimekarkan menjadi dua yaitu Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat, begitupun aturan mengenai desapun ada beberapa aturan yang mengalami perubahan, salah satunya masa jabatan kepala desa mengalami perubahan dari yang semula 5 Tahun menjadi 6 Tahun, Pada Tahun 2008 seiring dengan habisnya masa jabatan kepala Desa dilaksanakan kembali pemilihan untuk Periode 2008 – 2014, dan pemilihan untuk periode ini diikuti oleh 4 orang kandidat dan yang terpilih menjadi kepala desa adalah Bapak Anwarudin M.Isya, yang menjabat untuk kedua kalinya 2003-2008 dan 2009-2014.

Pada tahun 2014 – 2015 Kepala Desa Ciharashas dipimpin oleh Bapak Darman yang berstatus Pejabat Sementara dari Pegawai Negeri Sipil  yang merupakan Sekretaris Desa dari Desa Sukahaji.

Tanggal 30 Agustus 2015 dilaksanakan Pemilihan Kepala Desa Serentak yang diikuti 41 Desa seKabupaten Bandung Barat dan untuk Kecamatan Cipeundeuy diikuti 5 (lima) desa, salah satunya Desa Ciharashas,yang diikuti 4 (empat) calon Kepala Desa termasuk Bapak Anwarudin M.Isya yang mencalonkan diri untuk ketiga kalinya.

Dan terpilihlah Bapak Japar Sidik,ST yang berusia 34 tahun, beliau adalah putra daerah Desa Ciharashas yang lahir dan besar di Kampung Tugu RW.14 yang merupakan Kepala Desa termuda diantara 3 Calon Kepala Desa,Beliau adalah lulusan sarjana teknik dari UNJANI Bandung yang menjabat sebagai Kepala Desa Ciharashas yang dilantik secara serentak sebanyak 41 desa oleh Bupati Bandung Barat yaitu Bapak Abu Bakar  pada tanggal 15 September 2015.

Desa Ciharashas merupakan pemekaran dari Desa Sukahaji, dan selama transisi berkantor sementara di Kp.Ciharashas sebelum akhirnya memiliki tempat tersendiri yaitu di Kp. Sukabetah RT. 001 RW. 011 Desa ini terletak di sebelah utara dari kantor Kecamatan yang berbatasan dengan 2 Desa dalam  1 Kecamatan dan 2 Desa dalam Kecamatan lain.

Desa Ciharashas Kecamatan Cipeundeuy merupakan desa yang berada di dataran rendah atau daerah perbukitan termasuk di daerah kawasan Bandung Barat dimana mata pencaharian penduduknya dari dulu hingga sekarang mayoritas bercocok tanam, dan sebagian besarnya tanaman padi, hanya sebagian kecil warga masyarakat petani yang menanam tanaman palawija itupun dilakukan saat musim kemarau atau menjelang musim penghujan, hal ini disebabkan karena masyarakat masih beranggapan tanaman padi lebih menguntungkan dibanding tanaman non padi / Palawija.

       Selain tanaman padi dan palawija masyarakat Desa Ciharashas juga memelihara hewan-hewan ternak/peliharaan seperti kerbau, domba,ayam dan itik dan baru pada tahun 1995 masyarakat ada yang mengembangkan ternak ayam potong, namun tidak lama (1998) krisis ekonami yang merupakan krisis global berimbas pada peternak diantaranya harga bibit (DOC), pakan dan obat naik melambung sehingga biaya operasional lebih tinggi dari hasil produksi, hampir semua peternak jatuh bangkrut, baru pada tahun 2009-2010 usaha peternakan sedikit demi sedikit bangkit lagi.

Tidak ada catatan khusus sampai dengan saat ini mengenai asal mula nama Desa Ciharashas, sebagian sumber mengatakan Ciharashas adalah nama sebuah kampung yang sejak dulu telah ada dan karakter orang Desa Ciharashas punya sifat ngotot tak mau mengalah sebagai ciri khas dari penduduknya, maka terkenallah nama Ciharashas baik dalam percaturan politik maupun keolahragaan dan bidang-bidang lain.

Facebook Comments